Seri Sederhana: Remastering Sistem Operasi Berbasis Linux - Bagian 4: Proses Remastering Linux

Pada praktek remastering di seri ini, contoh yang akan saya berikan yaitu membuat distro sendiri bertema pendidikan dengan basis Elementary OS dimana distro ini merupakan turunan dari distro Ubuntu. Mengapa saya memilih tema pendidikan?

Pengenalan Distro Mocca OS

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini akses pendidikan semakin mudah di lakukan. Salah satu faktor nya adalah karena semakin pesat nya pertumbuhan software yang bisa menunjang proses pendidikan tersebut.
Gambar 1 Tampilan Mocca OS
Melihat peluang penggunaan yang besar itu, maka muncul lah ide untuk mengembangkan sebuah distro Linux yang menyasar pada dunia pendidikan dengan sasaran pengguna mulai usia Pra Sekolah hingga untuk akademisi berjenjang di atas level Sekolah Menengah Atas. Atas dasar tersebut, lalu kami membuat distro pendidikan yang bernama Mocca OS.


Mengapa kami menamakan nya Mocca? Sebelum nya, mocca adalah sejenis minuman yang berbahan dasar olahan kopi sehingga menjadi minuman yang sangat populer di seluruh dunia dan di konsumsi oleh banyak konsumen tanpa memandang usia. Dengan filosofi itulah, kami berharap distro Mocca OS ini dapat terus berkembang dan dapat di gunakan di dunia pendidikan tanpa memandang usia dan menjadi favorit di seluruh dunia.

Daftar Aplikasi Mocca OS

Sebagai salah satu distro yang mengusung tema pendidikan, tentu saja aplikasi pendukung yang terpasang adalah aplikasi yang memiliki tema pendidikan. Berikut ini adalah daftar aplikasi yang di sertakan dan yang kami hapus karena selain tidak memiliki tema pendidikan, juga karena potensi nya yang akan jarang di gunakan, sehingga lebih meringankan fungsi memori dan ruang penyimpanan.
Daftar Aplikasi Terpasang Status Install (Y/N) Status Test (Y/N)
Atom Yes Yes
Atomix Yes Yes
Audacity Yes Yes
Blinken Yes Yes
Calibre Yes Yes
Cantor Yes Yes
Chemtool Yes Yes
Dia Yes Yes
Dictionary Opendict Yes Yes
Einstein Yes Yes
Epoptes Yes Yes
Fritzing Yes Yes
Gbrainy Yes Yes
Gcompris Yes Yes
Gimp Yes Yes
Gobby Colaborative Editor Yes Yes
Gramps Genealogy System Yes Yes
Inkscape Yes Yes
Kalgebra Yes Yes
Kalzium Yes Yes
Kanagram Yes Yes
Kbruch Yes Yes
Kgeography Yes Yes
Khangman Yes Yes
Kig Yes Yes
Kiten Yes Yes
Klavaro Yes Yes
Kmplot Yes Yes
Kolourpaint Yes Yes
Krecipes Yes Yes
Kstars Yes Yes
Kturtle Yes Yes
Kword Quiz Yes Yes
Labplot Yes No
Laby Yes Yes
Librecad Yes Yes
Lybnizgraph Ploter Yes Yes
Lyx Yes Yes
Ocs-Url Yes Yes
Parley Yes Yes
Pencil Yes Yes
Potato Guy Yes Yes
Pybliographer Yes Yes
Ri-Li Yes Yes
Rocs Yes Yes
Scribus Yes Yes
Stellarium Yes Yes
Step Yes Yes
Tux Math Yes Yes
Tux Paint Yes Yes
Tux Typing Yes Yes
Vym View Your Mind Yes Yes
Xaos Fractal Zoomer Yes Yes
Ket: Y = Terinstal, N = Tidak Terinstal / Gagal Dibuka

Proses Remastering

Memasang Synaptic Package Manager

Langkah yang di lakukan sebelum memasang aplikasi pendukung pendidikan adalah memasang aplikasi Synaptic Package Manager. Tujuannya adalah untuk mempermudah dalam memasang dan memanajemen paket yang akan di pasang maupun di copot. Selain itu, Synaptic Package Manager juga memiliki pengaturan untuk menggunakan jenis koneksi internet Proxy, sehingga aplikasi ini memiliki usebility yang tinggi.
Cara untuk memasang Synaptic Package Manager bisa melalui Terminal atau menggunakan shortcut key CTRL + ALT + T. Apabila jendela Terminal sudah terbuka, masukkan command berikut ini:
sudo apt-get update
sudo apt-get install synaptic
Bila sudah terpasang, kita bisa memasang aplikasi yang kita butuhkan dengan mudah yaitu cukup mencentang satu atau beberapa aplikasi sekaligus.

Memasang Pantheon Desktop Environment

Pantheon adalah sebuah Desktop Environtment yang di buat oleh / untuk distro Elementary OS. Desktop Environtment ini ditulis dan dibangun dengan Vala dan GTK3 Toolkit. Pemilihan Desktop Environtment di dasari karena Pantheon ringan dan tidak boros dalam penggunaan memori. Selain itu, Pantheon juga sangat minim aplikasi bawaan,sehingga ukurannya lebih kecil dan mudah untuk mengubah aplikasi yang akan di jadikan bawaan sebuah distro.

Pada praktek remaster ini, sayamenggunakan Elementary OS sebagai basic dalam melakukan. Namun apabila kita tidak menggunakan Elementary OS, kita juga bisa memasang Pantheon Desktop Environtment pada distro yang sudah kita gunakan saat ini dengan membuka Terminal, lalu ketik command di bawah ini:
sudo add-apt-repository ppa:elementary-os/stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install elementary-desktop

Mengubah Identitas dan Logo Distro Linux

Mengubah identitas distro yang di buat bertujuan untuk membedakan antara distro yang satu dengan yang lain. Identitas tersebut berupa logo dan teks yang akan di munculkan pada “About system”. Untuk melakukannya, perlu ada hak akses root dengan menggunakan nautilus sebagai file manager.

Memberi Nama Pada Distro Baru

Salah satu hal penting yang harus di lakukan dalam melakukan remastering ialah memberi nama baru pada distro. Berikut ini adalah langkah – langkah yang di lakukan untuk mengganti nama distro yang telah di buat:
  1. Buka Terminal, lalu ketik command sudo nautilus. Masukkan password untuk mendapatkan akses root.
  2. Apabila sudah berhasil, buka file issue, issue.net, lsb-release, dan os-release pada folder /etc/ lalu lakukan modifikasi beberapa baris kode seperti berikut:
Gambar 2 Edit File issue
Gambar 3 Edit File issue.net
Gambar 4 Edit File lsb-release
Gambar 5 Edit File os-release

Mengganti Logo Pada Distro Baru

Langkah selanjutnya adalah mengganti logo default dari distro lama ke logo baru yang telah kita persiapkan. Untuk mempersiapkan logo distro, buatlah logo pengganti berukuran 48x48 px dengan format .SVG dengan nama file distributor-logo.svg.
  1. Setelah logo sudah di siapkan, buka Terminal lalu ketik command sudo nautilus.
  2. Bila sudah terbuka, replace atau salin logo baru pada folder /usr/share/icons/elementary/places/48/
Hasil penggantian nama dan logo distro akan menghasilkan tampilan sebagai berikut:
Gambar 6 Tampilan Pada “About System”

Video Cara Mengubah Identitas dan Logo Distro Linux

Pada bagian ini, saya juga memberikan tutorial cara merubah identitas distro Linux yang akan kita buat dalam versi video.


Seri Remastering Sistem Operasi Berbasis Linux:
Bagian 1: Pengenalan
Bagian 2: Kelebihan dan Kekurangan Dari Linux (Sudut Pandang Masyarakat Awam)
Bagian 3: Pengertian Remastering
Bagian 4: Proses Remastering (Mengganti Identitas dan Merubah Paket Aplikasi)
Bagian 5: Mengubah Plymouth (Booting and Shutdown Animation) di Linux
Bagian 6: Mengemas Sistem Operasi Dalam Bentuk .ISO

Posting Komentar

0 Komentar